ora et labora

mencari dengan hati . asa . doa

DMAIC vs DMADV November 9, 2010

Filed under: kuLiah teknik industri . — askar @ 6:38 pm
Tags: , ,

Six Sigma merupakan sebuah metodologi terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi proses (process variances) sekaligus mengurangi cacat (produk/jasa yang diluar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools secara intensif.

dari arti per kata six sigma memiliki arti

Six yang artinya enam

Sigma yang merupakan simbul dari standar deviasi, dan biasa dilambangkan dengan σ.

Six Sigma sering dituliskan dalam simbul 6σ.

 

Beda Six Sigma DMAIC dengan DMADV

DMAIC merupakan singkatan dari :

  • Define, yaitu penetapan masalah yang juga bisa merupakan keluhan dari pelanggan, tujuan dari suatu proyek, atau spesifikasi yang diinginkan
  • Measure, yaitu pengukuran aspek-aspek kunci dari proses yang ada saat ini dan proses pengumpulan data-data yang relevan
  • Analysis, yaitu melakukan analisa terhadap data-data yang telah dikumpulkan untuk dilakukan penyelidikan dan memverifikasi hubungan sebab-akibat (akar permasalahan).
  • Improve, yaitu perbaikan atau optimalisasi dari proses yang ada saat ini berdasarkan analisis data menggunakan teknik-teknik misalnya design experiment, poka yoke atau pembuktian kesalahan yang selanjutnya menciptakan atau menetapkan standar baru
  • Control, yaitu pengendalian atau pemantauan terhadap proses atau standar baru yang telah ditetapkan untuk memastikan bahwa setiap penyimpangan harus telah dikoreksi sebelum terjadi defect (kerusakan).

Sedangkan DMADV (juga dikenal dengan nama DFSS – Define For Six Sigma) adalah singkatan dari:

  • Define, yaitu pemastian bahwa hasil akhir dari desain akan konsisten dengan keinginan/kebutuhan pelanggan dan strategi perusahaan
  • Measure, yaitu ukur dan identifikasi hal-hal kritis yang berpengaruh terhadap kualitas, kapabilitas produk, kapabilitas proses produksi dan resiko
  • Analysis, yaitu Analisis untuk pengembangan dan desain alternatif, ciptakan desain dengan level yang tinggi dan evaluasi kapabilitas desain untuk mendapatkan desain yang terbaik
  • Design, yaitu detail dari desain, optimasi dan rencanakan verifikasi dari desain.
  • Verify, yaitu pemastian desain, set-up, implementasi dari proses produksi dan sampaikan rancangan tersebut kepada pemilik proses.

DMAIC digunakan untuk meningkatkan proses yang sudah ada sebelumnya, sedangkan DMADV digunakan untuk menghasilkan desain produk atau proses baru untuk kinerja proses yang dapat diprediksikan dan bebas defect.

DMADV, seperti halnya DMAIC, juga terdiri atas lima langkah yang harus dilaksanakan, yaitu:

  • Define: mendefinisikan tujuan-tujuan dari aktivitas desain yang konsisten dengan keinginan konsumen dan strategi bisnis perusahaan.
  • Measure: mengukur dan mengidentifikasi CTQ (critical to quality), kapabilitas produk, kapabilitas proses produksi, dan taksiran resiko.
  • Analyze: menganalisa alternatif-alternatif yang dirancang dan dibangun, menciptakan rancangan tingkat atas dan mengevaluasi kapabilitas rancangan untuk memilih rancangan yang terbaik.
  • Design: merancang detail, mengoptimalkan rancangan, dan merencanakan verivikasi rancangan. Fase ini mungkin saja membutuhkan proses simulasi.
  • Verify: menguji rancangan dan mengimplementasikan proses produksi dan menyerahkannya pada pemilik proses.

 

Persamaan antara DMAIC dengan DMADV

Kedua metode ini mempunyai kesamaan, antara lain:

  1. Kedua metode Six Sigma ini digunakan untuk mengontrol tingkat kesalahan di bawah 3,4 per juta peluang (per million opportunities).
  2. Merupakan solusi melalui pendekatan intensif terhadap data. Intuisi tidak mempunyai tempat di Six Sigma,hanya mempertimbangkan fakta.
  3. Merupakan metode untuk membantu bisnis memenuhi angka bottom-line finansialnya.
  4. Diimplementasi dengan bantuan pemilik proses.

Perbedaan antara DMAIC dengan DMADV

DMAIC merupakan singkatan dari :

Define/mendefinisikan : mendefinisikan tujuan dari proyek dan keinginan pelanggan.

Measure/mengukur : mengukur proses untuk menentukan tingkat performansinya sekarang.

Analyze/menganalisa : menganalisa dan menentukan akar dari permasalahan.

Improve/mengembangkan : mengembangkan proses dengan menghilangkan kesalahan.

Control/pengawasan : mengadakan pengawasan terhadap performansi proses di masa depan.

DMAIC digunakan ketika suatu produk atau proses telah ada pada perusahaan tersebut, tetapi tida memnuhi standar kualitas dan keingin dari pelanggan.

DMADV merupakan singkatan dari :

Define/mendefinisikan : mendefinisikan tujuan dari proyek dan keinginan pelanggan.

Measure/mengukur : mengukur dan menentukan spesifikasi berdasarkan keinginan pelanggan

Analyze/menganalisis : menganalisa pilihan proses yang ada untuk emenuhi keinginan pelanggan.

Design/mendesain : mendesain proses setelah detail untuk memenuhi keinginan pelanggan.

Verify/verifikasi : menverifikasi performansi dari desain dan kemampuannya untuk memenuhi keinginan pelanggan.

Metode DMADV ini digunakan ketika suatu proses atau produk belum ada di perusahaan tersebut dan perlu dikembangkan. Ataupun suatu proses atau produk telah ada dan telah dioptimasi dengan menggunakan metode DMAIC atau lainnya, tetapi tetap belum memenuhi keinginan pelanggan dan level Six Sigma.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s