ora et labora

mencari dengan hati . asa . doa

PERAMALAN, OPC, ROUTING SHEET, MPPC July 24, 2010

Filed under: kuLiah teknik industri . — askar @ 7:16 pm

Peramalan

Peramalan merupakan aspek yang sangat penting bagi kelanjutan usaha suatu industri karena pemasaran adalah tujuan akhir dari industri dan keberhasilannya akan mempengaruhi keberadaan industri tersebut.

Peramalan adalah upaya untuk memperkirakan apa yang akan terjadi pada masa yang akan dating. Tujuan dari peramalan itu sendiri adalah melihat atau memperkirakan prospek ekonomi atau kegiatan usaha serta pengaruh lingkungan terhadap prospek tersebut. Jadi peramalan bertujuan untuk melihat pola dari urutan kejadian ekonomi atau kegiatan usaha, lingkungan, dan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang berlaku sehingga diperoleh informasi mengenai:

  • Kebutuhan suatu kegiatan usaha di masa yang akan dating
  • Waktu untuk mengambil keputusan yang berkaitan dg skala produksi, pemasaran, serta target usaha
  • Perencanaan skala produksi, pemasaran, anggaran, biaya produksi, dan cash flow

Setelah dilakukan peramalan maka selanjutnya dilakukan perhitungan Market Potensial dan Market Share untuk produk yang akan dibuat.

Market Potensial adalah peluang pasar yang tersedia dan potensial untuk dikuasai sebagai tempat untuk memasarkan produk.

RUMUS = 100 % – ((Jumlah Produk Pesaing/Jumlah Permintaan Pasar) x 100 %)

Sedangkan Market Share adalah kondisi pasar yang menunjukkan seberapa besar pasar yang mungkin digunakan untuk memasarkan produk kita, dengan:

RUMUS = (Jumlah Produk Perusahaan Kita / (Jumlah Produk Kita + Jumlah Produk

Pesaing)) x 100%

Jadi dengan demikian Market Share merupakan bagian dari Market Potensial. Setelah menetapkan besarnya pasar yang dapat kita penuhi, selanjutnya kita harus merencanakan besarnya kapasitas pabrik yang akan kita dirikan agar dapat memenuhi kebutuhan pasar.

OPERATION PROCESS CHART (OPC)

OPC adalah suatu diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses yang dialami oleh bahan baku yang meliputi urutan proses operasi dan pemeriksaan.

Pembuatan OPC merupakan langkah awal dalam urutan langkah untuk merencanakan tata letak fasilitas dan pemindahan bahan.

Manfaat dari OPC:

  1. sebagai sarana untuk menguraikan secara singkat, jelas dan sistematis, tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh masing-masing komponen benda kerja secara grafis simbolis.
  2. sebagai alat analisis peramalan kebutuhan mesin/peralatan kerja dan kebutuhan bahan baku
  3. dapat digunakan sebagai alat perhitungan efisiensi bagi masing-masing symbol aktivitas.

Informasi yang diperlukan untuk dapat menyusun OPC antara lain adalah:

  1. Menyusun benda kerja yang akan dibuat atau gambar teknik yang dibuat desainer
  2. Menguraikan menjadi elemen-elemen penyusunnya
  3. Analisis tahapan-tahapan pengerjaan
  4. Bahan baku yang digunakan berikut dimensinya
  5. Peralatan atau mesin yang digunakan
  6. Waktu penyelesaian masing-masing aktivitas
  7. Persentase scrap yang terbuang
  8. Analisis ulang
  9. Ringkasan aktivitas

Sedangkan informasi yang dapat diperoleh dari OPC ini antara lain adalah:

  1. Deskripsi proses bagi setiap kegiatan/aktivitas
  2. Waktu penyelesaian masing-masing kegiatan
  3. Peralatan/mesin yang digunakan
  4. Persentase scrap selama berlangsungnya aktivitas

ROUTING SHEET

Langkah selanjutnya dalam merencanakan tata letak fasilitas dan pemindahan adalah pembuatan Routing Sheet. Routing Sheet berguna untuk menghitung jumlah mesin yang dibutuhkan dan untuk menghitung jumlah part yang harus dipersiapkan dalam usaha memperoleh sejumlah produk jadi yang diinginkan. Data yang diperlukan dalam pembuatan routing sheet adalah:

  1. Kapasitas mesin (waktu standar dalam operasi)
  2. Persentase scrapt
  3. Efisiensi mesin

Contoh tabel Routing Sheet

No. Operasi Deskripsi Mesin/

Alat

Produksi Mesin/jam % Scrapt Bahan diminta Bahan disiapkan Effisiensi

Mesin

(%)

Kebutuhan

Mesin

teoritis

Kebutuhan

Mesin

aktual

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Cara pengisian Routing Sheet

  1. Untuk mengisi kolom 1 sampai 5 gunakan data yang ada dalam OPC yang telah dibuat
  2. Untuk mengisi kolom 6 terlebih dahulu isikan jumlah produk akhir yang diinginkan pada setiap akhir aktivitas.
  3. Kolom 7 diisi dengan jumlah produk yang harus disiapkan pada awal aktivitas (input) dengan memperhitungkan % scrapt yang terbuang pada aktivitas yang bersangkutan. Karena bahan yang diproses akan mengalami pengurangan material maka perlu diperhitungkan scrapt yang terbuang selama proses berlangsung (misalnya scrapt berupa geram pada proses pembubutan, bahan yang terbuang sebagai sisa dari proses pemotongan, dan sebagainya)

MULTI PRODUCT PROCESS CHART (MPPC)

MPPC adalah suatu diagram yang menunjukkan urutan-urutan proses untuk masing-masing komponen yang akan diproduksi. Informasi yang dapat diperoleh dari MPPC ini adalah jumlah mesin actual yang dibutuhkan.

Contoh tabel MPPC

Deskripsi

Peralatan

Nomor Komponen Jumlah Mesin Teoritis Jumlah Mesin Aktual
100 200 300
Receiving

Meja Fabrikasi

Mesin Penghalus

Shipping

About these ads
 

3 Responses to “PERAMALAN, OPC, ROUTING SHEET, MPPC”

  1. jessepaath Says:

    salam kenal bloger,
    saya juga lg buat suatu blog ttg TI nih.. :)

    teknikmanajemenindustri.wordpress.com

    dtunggu kunjungan baliknya..

  2. askar Says:

    iya terima kasih ..
    sudah saya kunjungi ..
    mga bsa tukeran ilmu ..
    ijin ngelink blognya ya,,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,243 other followers